Monday, 3 December 2007

Memanfaatkan Sikap Negatif Agar Hubungan Lebih Mesra

Kata orang, kejujuran adalah yang terpenting dan perilaku bohong, flirting, dan bertengkar adalah BIG NO-NO dalam menjalin hubungan. Sebagian besar pasangan pasti pernah bohong, flirting dan bertengkar dengan pasangan mereka. Justru kabar baiknya adalah perilaku yang negatif ini bisa membuat hubungan Anda dan pasangan semakin erat, dekat dan lebih baik. Penasaran! Baca terus artikelnya!

FLIRTING/MENGGODA

Mendengar kata flirting, sudah identik dengan kecentilan, atau ‘nakal’. Apalagi jika Anda sudah memiliki pasangan, flirting adalah verboden. Bisa jadi Anda dianggap selingkuh karena menggoda seorang pelayan imut di sebuah cafe. Tapi sebenarnya flirting dengan orang lain selain pasangan Anda dapat membawa keuntungan bagi hubungan Anda.

Mengapa? Ego boost yang Anda dapatkan dari flirting membuat Anda merasa seksi dan merasa percaya diri. “Terkadang pasangan menjadi terbiasa satu sama lain dan hubungan menjadi bosan. Flirting dengan orang lain membawa lagi faktor “Woow!” dan mengembalikan getar-getar dalam hubungan,” ujar Yvonne Thomas, Ph.D, seorang psikolog di Los Angeles. Namun jika Anda merasa tidak bisa melakukan flirting tanpa melibatkan perasaan, lebih baik jangan, karena itu berarti Anda menciptakan api dalam hubungan Anda.


EGOIS

Satu tip yang pasti disarankan dalam membina hubungan adalah kompromi, kompromi dan kompromi. Jika kompromi adalah cara terbaik, apakah bersikap egois itu salah? Perlu Anda ketahui, kompromi bukan berarti Anda berdua harus mencari jalan tengah dalam setiap situasi. Yvonne menjelaskan bahwa kompromi bisa berarti kali ini kalian melakukan sesuai cara Anda dan pada kesempatan berikutnya, sesuai cara pasangan Anda.

Misal: Jika Anda berdua telah merencanakan pergi ke pesta ulang tahun teman, dan ia terjebak di kantor, untuk apa harus membatalkannya. Anda bisa saja pergi sendiri. Atau dia telah berjanji membetulkan atap (meski janjinya sudah sebulan lalu), daripada Anda jengkel sendiri, langsung saja memanggil tukang, bereskan!

BERTENGKAR

Jika Anda dan dia bertengkar, Anda pasti akan berpikir hubungan kalian sedang di ujung tanduk. Anda tidak ditakdirkan bersama. Well, sebenarnya bertengkar adalah hal tersehat yang bisa Anda dan pasangan lakukan untuk membuat hubungan tetap sehat.

Lihatlah dari sudut pandang bahwa dengan bertengkar Anda ‘membersihkan’ apapun yang mengganjal hubungan Anda. Setelah bicara hati ke hati, hubungan Anda menjadi lebih lancar. Hal tersebut lebih baik daripada Anda diam dan menahan diri, lama-lama justru akan menghancurkan hubungan Anda dengannya.

“Anda dan pasangan adalah dua individu berbeda, jadi jika ada pertengkaran, sangatlah wajar,” kata Sam R. Hamburg, Ph.D, seorang terapi pernikahan dan pengarang buku Will Our Love Last?: A Couple's Road Map.
Pertengkaran tidaklah selalu menuju pada perpecahan. Satu kunci yang harus Anda pegang adalah Anda boleh berdebat dengan pasangan, tapi tetap harus menghormati pasangan Anda.

Pakar hubungan majalah REDBOOK dan pengarang How to Be a Couple and Still Be Free, Tina B. Tessina, Ph.D memberikan satu saran, “Anda hanya membicarakan masalah sampai Anda berdua menemukan akar permasalahannya. Setelah itu langsung bicarakan solusinya.”

Related Posts by Categories



Widget by Hoctro | Jack Book

0 comments:

Related Post